BERITABANDUNG


  • 11 Maret 2018 | 15:46 WIB

Tel-U Sebut Mahasiswa Fakultas Elektro yang Tewas DItusuk, Di luar Pengawasan Kampus

Editor: Yatti Chahyati


 Tel-U Sebut Mahasiswa Fakultas Elektro yang Tewas DItusuk, Di luar Pengawasan Kampus
KRIMINAL - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Mahasiswa Telkom University, Alexandrer Sihombing yang tewas akibat tusukan di dada, disebut Kampusnya jika ia berada di luar pengawasan kemanan kampus.

Mahasiswa Fakultas Eletro 2014 tersebut sebelumnya dikabarkan tewas dengan tusukan didada di Jalan Radio, pada Minggu (11/3/2018) dini hari yakni pukul 04.00 WIB.

“Keluarga besar sifitas akademika Telkom University menyampaikan duka mendalam atas kepulangan ananda Alexander Sihombing, mahasiswa Fakultas Elektro 2014, pada Minggu (11/3/18), pukul 00.40 wib,” ujar Dedi Kurnia Syah P, PR Telkom University, kepada BeritaBandung, Minggu (11/3/2018).

Dijelaskan Dedi, Alexander di ketahui meninggal dunia dengan luka di dada, kejadian tersebut di luar lingkungan kampus, Jl. Radio, “Yang mana jalan tersebut adalah perkampungan yang terhubung ke Moh. Toha, Bandung. Sehingga memang tidak ada penjagaan dari keamanan Universitas,” paparnya.

Ia mengatakan jika pihak kampus sudah melakukan upaya dengan koordinasi cepat tanggap dengan pihak kepolisian.

“Bahkan orang tua dari Alexander tidak lama berselang telah berkumpul di Rumah Sakit Sartika Asih, ikut serta mendampingi dari pihak Universitas, Bidang Kemahasiswaan, dan sifitas akademika Fakultas Teknik Elektro. Universitas telah mengambil tindakan siaga, termasuk memfasilitasi seluruh keperluan keluarga,” paparnya.

Dedi juga menyebutkan jika sistem keamanan di telkom university telah memenuhi standar terbaik, pengawasan cctv di seluruh sudut universitas, memberlakukan sistem satu jalur keluar masuk kendaraan pada jam malam, dan juga berlakunya sistem jam malam untul asrama.

“Sehingga keamanan yng di maksud dalam lingkungan kampus, sangat terjamin. Dan hingga saat ini, koordinasi dengan kepolisian masih berlangsung, dan telah melakukan olah TKP,” ungkapnya. (tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com