BERITABANDUNG


  • 13 Maret 2018 | 10:29 WIB

Dibatasi Jumlah Peliput, Wartawan Sempat Semprot KPUD

Editor: Yatti Chahyati


 Dibatasi Jumlah Peliput, Wartawan Sempat Semprot KPUD
PILGUB JABAR - debat perdananya di Sasana Budaya Ghanesa, kemarin (12/3/2018) malam. Ternyata sempat diwarnai aksi protes dari wartawan. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Sebelum keempat paslon Cagub Jabar manggung di debat perdananya di Sasana Budaya Ghanesa, kemarin (12/3/2018) malam. Ternyata sempat diwarnai aksi protes dari wartawan.

Hal itu lantaran panitia debat yakni KPUD Jabar mematasi jumlah wartawan yang akan melakukan peliputan.

“Kenapa dibatasi, ini hak dan ini informasi yang harus disebar luaskan kepada masyarakat. Ini sudah menyalahi hak pers dalam mencari informasi, harusnya panitia dan KPU mengetahui hal itu dan sudah diantisipasi dari sejak awal,” sesal Wakil Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jabar John Hendra, kemarin.

Hal senada diungkapkan salah satu wartawan nasional Adi Marsela,”Mohon penjelasan, id card sudah diterbitkan KPU Jabar untuk seluruh kegiatan peliputan terkait pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018, pileg, dan pilpres 2019 bukan? kenapa harus ada id card lagi terkait debat yang digelar di sabuga?. Saya beranggapan seluruh rangkaian terkait tahapan pemilu ini di bawah arahan KPU bukan semata-mata diatur oleh televisi swasta yang memakai frekuensi milik publik. Saya kira KPU sebagai institusi bisa mendisposisikan terkait kebutuhan kawan-kawan media, makanya ada tim humas dan media centre yang jelas-jelas menggunakan anggaran public,” tegasnya dalam pesan singkatnya di grup Whatapp KPUD Jabar.

Kejadian itu pun disoroti pihak KPID Jabar, yang menyesalkan adanya pembatasan peliputan bagi awak media.

“Sagat disayangkan jika sempat dilakukan pelarangan dan pembatasan akses peliputan debat public, sebab menurut aturan penyiaran debat publik ini adalah hak informasi untuk public, yang harus di informasikan kepada masyarakat luas. Seharusnya panitia dan KPUD Jabar harus membolehkan media massa melakukan peliputa,” ujar Ketua KPID Jabar, Dedeh Pardiah.

Debat publik pertama pilkada Jabar di gelar KPUD Jabar di Sasana Budaya Ghansesa kemarin, KPUD masih akan menggelar dua debat publik lagi yakni di Kota Bogor dan Cirebon. (tie)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com