BERITABANDUNG


  • 04 April 2018 | 12:45 WIB

Pengendara Online Tolak Perubahan Perusahaan Aplikasi jadi Perusahaan Transportasi

Editor: Yatti Chahyati


 Pengendara Online Tolak Perubahan Perusahaan Aplikasi jadi Perusahaan Transportasi
Transfortasi online - Ketua PPASK, Michael Pratama Jaya, dalam jumpressnya di Jalan RE Marthadinata, Rabu (4/4/2018). (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Perkumpuan Penyelenggara Angkutan Sewa Khusus (PPASK) menolak wacana pemerintah mengubah status peruhsaan aplikasi menjadi perusahaan transportasi. Hal itu menggapi akan dilaksanakannya peraturan Menteri Perhubungan No 108.

“Yang hingga saat ini menjadi perdebatan dikalangan Driver Online maupun didalam masyarakat terutama wacana pemerintah merubah status perusahaan aplikasi menjadi perusahaan transportasi. Hal ini dinilai sangat merugikan kami sebagai pengendara transfortasi online,” ujar Ketua PPASK, Michael Pratama Jaya, dalam jumpressnya di Jalan RE Marthadinata, Rabu (4/4/2018).

Hal itu  lantaran bisa menimbulkan ketidaksesuaian prinsip usaha yang awalnya ditawarkan oleh perusahaan aplikasi yakni sistem berbagai hasil atau ride sharing.

Selain itu PPASK juga menghawatirkan akan adanya sebuah monopoli usaha. Terutama karena setelah adanya perubahan, berimbas kepada mitra-mitra yang merubah statusnya menjadi karyawan. "Nanti akan ada kesewenang-wenangan dari pihak perusahaan sampai pemecatan karyawan," katanya.

Michael menyebutkan jika saat ini posisi PPSAM sebagai badan hukum saat ini, lanjutnya, sudah sesuai dengan Permenhub no 108 yang sekarang. Perusahaan aplikasi hanya sebagai penyedia aplikasi saja, pengelolaan pengemudi dilakukan oleh badan-badan hukum sampai ke cita-cita untuk keselamatan para driver.

"Keselamatan pengemudi di jalanan ketika jemput penumpang, zona-zona merah, ada konflik tapi tidak ada penanganan dari aplikasi yang justru menyelesaikan adalah Komunitas yang jadi badan hukum,"terangnya.

Sebagai langkah kongkrit, PPASK bersama 18 badan hukum lainnya, akan mengirim surat ke Dirjen Perhubungan Darat, dan ke Dinas Perhubungan Jabar dan pusat untuk melibatkan PPSAK dalam revisi PM 108. "Untuk benar-benar berpihak kepada driver pengemudi yang selama ini melayani masyarakat. Walaupun aplikasi kini sudah besar tapi harus ingat bahwa mereka tidak akan besar tanpa driver," katanya.

Dia pun berharap kehadiran PPSAK dan badan hukum lain bisa berjalan sebagaimana mestinya, tidak dihilangkan. Michael juga mengatakan, tetap mendukung kehadiran PM 108 sebagai aturan yang tidak merugikan pihak manapun. (tie)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com