BERITABANDUNG


  • 10 April 2018 | 15:37 WIB

Aher Minta Kepolisian Selidiki Tuntas Tewasnya Puluhan Warga Karena Miras

Editor: Yatti Chahyati


 Aher Minta Kepolisian Selidiki Tuntas Tewasnya Puluhan Warga Karena Miras
MIRAS - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Terkait kejadian tewasnya puluhan warga Cicalengka Kabupaten Bandung akibat minuman keras oplosan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sangat prihatin dan berharap kejadian tersebut yang terkahir kalinya. Untuk itu, Aher mengajak kepada semua pihak untuk terlibat dan konsen terhadap kejadian yang menewaskan para anak muda ini.

"Kita sangat prihatin atas kejadian itu dan ini harus jadi yang terakhir. Saya mengajak semua pihak untuk sangat konsen terhadap urusan ini," kata Aher.

Ia meminta khususnya kepada kepolisian untuk menyelidiki dengan tuntas penyebab para korban menenggak minuman keras oplosan dan mengapa bisa terjadi di Kabupaten Bandung yang sebelumnya kasus tersebut sering terjadi di wilayah Jabar bagian utara.

"Mari kita petakan kecenderungan kejadian seperti ini terjadi. Kalau sebelumnya kan di wilayah utara Jabar terus sekarang tiba-tiba ramai di Bandung," ujarnya.

Aher juga meminta agar semua lembaga bersama-sama mengawasi termasuk lembaga keluarga. Menurutnya, bila anak-anak terdidik dan diawasi keluarga kecil kemungkinan terlibat pergaulan bebas yang dekat dengan minuman keras.

"Yang belum terjadi mari kita jaga bersama-sama, saya ingin semua lembaga terlibat ya termasuk lembaga keluarga mengawasi anaknya, kalau anak-anak terdidik di keluarga Insya Allah mereka tidak akan mencari kepuasan sesuai dengan bayangan-bayangan mereka," pintanya.

Selain keluarga, pihak sekolah juga agar dapat mengantisipasi terjadinya hal itu. Selain mengajarkan mata pelajaran formal, guru juga harus memberikan tata nilai kehidupan sosial termasuk terus mengingatkan akan bahaya Narkoba dan Miras.

"Saya juga mengajak pimpinan sekolah untuk mengantisipasi ini, tentu di sekolah diajarkan mata pelajaran, disaat yang sama juga tata nilai harus diajarkan termasuk mewanti-wanti akan bahaya narkoba dan miras, di masyarakat juga harus saling mengawasi," ucap Aher. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com