BERITABANDUNG


  • 30 April 2018 | 00:04 WIB

Jangan Biarkan Keringat Anak Setelah Bermain, Ini Lho Akibatnya

Editor: Yatti Chahyati


 Jangan Biarkan Keringat Anak Setelah Bermain, Ini Lho Akibatnya
KESEHATAN - Anak -anak usai mengikuti kegiatan Teman Main Salicy Fresh di di Taman Inklusi, Jln. Saparua, Kota Bandung, Minggu (29/4/2018). (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Bunda, terkadang kita lupa mebersihkan keringat anak usai bermain. Apalagi kalau anak-anak bermainnya di luar ruangan, wah sudah tentu terpapar matahari dan mengeluarkan keringat yang banyak dong.

Ternyata, membiarkan kerigat anak usai bermain itu berbahaya lho bunda pasalnya keringat anak –anak itu jika dibiarkan usai bermain bisa iritasi pad akulit, bahkan berbahayanya lagi kulit anak –anak bisa sampai terluka.

Hal itu diungkapkan Direktur Produksi dan Supply Chain Kimia Farma, Verdi Budidarmo usai kegiatan tersebut di Taman Inklusi, Jln. Saparua, Kota Bandung, Minggu (29/4/2018).

“Salah satu cara untuk menghilangkan keringat setelah bermain selain dengan mandi tentunya, anak – anak juga bisa kita taburi bedak anti iritasi dan anti alergi. Bukan hanya menghilangkan bau saja namun juga bisa mencegah kulit anak luka,” ujar Verdi.

Bedak yang diusulkan Verdi yakni bedak Salicyl Fresh dengan kemasan baru dan juga formula baru, bedak khusus anak ini diyakininya mampu mencegah keringat baud an juga iritasi dan juga mencegah gatal.

“Cukup taburkan di beberapa daerah yang banyak keringat bisa juga diseluruh badan kecuali bagian muka anak. Karena akan mencegah gata, baud an iritasi. Bedak ini juga sudah kami uji coba bisa digunakan untuk anak yang alergi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu juga pihaknya mengajak anak – anak di Kota Bandung untuk ikut andil dalam lomba dan permainan tradisional dalam program Teman Main Salicy Fresh.

“Saat ini anak yang tengah asyik dengan permainan tradisional mungkin sudah jarang terlihat. Kebanyakan anak zaman sekarang lebih menghabiskan waktunya dengan bermain gadget. Semakin banyak anak "nempel" dengan gadget, dikhawatirkan lupa akan khazanah budaya permainan tradisional,” tambah Verdi.

Oleh karenannya, dengan kegiatan itu diharapkan dapat lebih memperkenalkan permainan tradisional sejak dini dengan alam dan permainan tradisional.

Menurutnya dengan semakin mendekatkan anak-anak dengan permainan tradisional maka akan ikut melestarikan budaya tersebut. Ditambah dengan aktivitas di luar ruangan maka akan lebih banyak bergerak dan sehat.

Lebih jauh, pihaknya juga bersama sejumlah komunitas mendorong agar anak -anak semakin mengenal akan permainan tradisional, salah satunya adalah komunitas Hong. Komunitas Hong sendiri merupakan sebuah kajian pusat mainan rakyat untuk melestarikan aneka permainan tersebut, termasuk pelatihan dan pembinaan terhadap budaya lokal.

"Program ini juga mengajak anak -anak untuk berkegiatan di alam terbuka dengan mengikuti game seru, outbond anak dan mewarnai. Sementara kalau anak berkeringat dan timbul gatal maka kami ada Salicyl Fresh untuk membantu sang ibu," tuturnya.

Dijelaskannya, program ini sebelumnya sudah di Jakarta, sekarang Bandung, selanjutnya Surabaya, Manado dan Jogjakarta. (tie)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com