BERITABANDUNG


  • 10 Mei 2018 | 17:05 WIB

Promosi Doktor Aher Sebut Perlu Badan Khusus Kelola Citarum

Editor: Yatti Chahyati


 Promosi Doktor Aher Sebut Perlu Badan Khusus Kelola Citarum
PENDIDIKAN - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) Sidang Promosi Doktornya di Gedung Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Rabu (9/5/2018). (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Keberadaan Sungai Citarum sangat penting bagi warga Jawa Barat. Sayangnya kualitas air Sungai Citarum sekarang ini masuk grade D, atau sangat buruk.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kini juga Pemerintah Pusat.  Berbagai kebaikan memang sudah tampak tapi masih belum optimal. Supaya perbaikan Sungai Citarum bisa diakselerasi, maka perlu dibentuk badan khusus semacam Badan Otorita yang memiliki kewenangan besar untuk menghimpun semua stake holder.

“Dengan badan otorita, Citarum akan bisa dijaga dan ditingkatkan nilai airnya. Badan Otorita Citarum dapat menjadi sebuah lembaga yang akan melaksanakan berbagai program secara serentak, masif, dan berkelanjutan yang dapat menyelesaikan masalah Sungai Citarum,” ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat mempertahankan disertasi doktoralnya dengan judul “Model Keberlanjutan Bisnis di Daerah Aliran Sungai Citarum, Indonesia” pada Sidang Promosi Doktornya di Gedung Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Rabu (9/5/2018). Ahmad Heryawan mendapatkan gelar doktor dengan yudicium Cum Laude.

Menurut penelitiannya, Ahmad Heryawan menyatakan bahwa peningkatan nilai air akan menjamin keberlanjutan bisnis di daerah aliran sungai (DAS) Citarum.  “Tidak mungkin ada keberlanjutan bisnis di DAS Citarum tanpa memperbaiki nilai airnya. Begitu juga sebaliknya. Orientasi profit dengan meningkatn perbaikan nilai air justru akan menimbulkan kerugian. Jadi sebetulnya perbaikan nilai air itu adalah kebutuhan masyarakat dan industri,” ujar Ahmad Heryawan.

“Dulu Sungai Han di Korea sekotor Citarum. Namun, dalam beberapa tahun telah berubah menjadi destinasi wisata dan sumber air yang baik bagi rakyat Korea. Itu semua bisa terwujud karena adanya gerakan bersama pemerintah, masyarakat, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, dan juga pelaku bisnis. Di Jabar ini, mari kita bangun paradigma baru tentang Sungai Citarum,” ujar Ahmad Heryawan.

“Paradigma baru itu adalah tidak menebang pohon di hulu, tidak membuang limbah rumah tangga ke sungai, tidak membuang limbah industri ke sungai. Mari kita tidak membuang apapun ke sungai,” katanya mengajak masyarakat.

Paradigma baru ini perlu dukungan semua pihak. Sebab, saat Pemprov Jabar memikirkan citarum sejak 2008 ternyata tidak ada dukungan stake holder lain. “Tidak bisa hanya provinsi, semua pihak harus terlibat. Badan Otorita ini yang akan mengkomandoi perbaikan nilai air Citarum. Badan inilah yang akan mengkoordlinasikan stake holder untuk Citarum,” tambahnya.

Selain membentuk kelembagaan atau badan otorita, perlu juga membangun budaya masyarakat yang memandang air sebagai barang yang sangat bernilai dan mahal. Sebab selain kelompok masyarakat industri juga ada kelompok masyarakat yang lebih besar, yaitu penduduk DAS Citarum yang harus memahami air sebagai barang yang sangat bernilai. “Bisnis akan berjalan berkelanjutan dan masyarakat akan hidup dengan baik dan sehat jika kehidupan didukung air dengan nilainya yang terpelihara,” kata Ahmad Heryawan. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com