BERITABANDUNG


  • 15 Mei 2018 | 10:57 WIB

Debat Publik Paslon Gubernur, Diuji Pengecut dan Pecundang

Editor: Yatti Chahyati


 Debat Publik Paslon Gubernur, Diuji Pengecut dan Pecundang
DEBAT CAGUB - Debat Publik ke-2 Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Balairung Universitas Indonesia Depok, Senin malam (14/5). (ist KPU)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Debat Publik ke-2 pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat diuji para pengecut dan pecundang. Para pengecut dan pecundang itu mencoba membuat masyarakat ketakutan dengan menebar teror dan berita bohong. Mereka tidak bisa hidup berkompetisi dalam alam demokrasi.

Namun teror itu dipastikan tidak akan pernah terwujud di Indonesia khususnya di Jawa Barat. Buktinya, kegiatan debat publik tidak jauh atau sekitar satu atau dua kilometer dari Mako Brimob Kelapa Dua yang sempat terjadi kericuhan dengan melibatkan tahanan teroris dan menimbulkan korban jiwa.

Hal itu dikemukakan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat saat menyampaikan pidato pembukaan Debat Publik ke-2 Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Balairung Universitas Indonesia Depok, Senin malam (14/5).

Dikatakan Yayat, kejadian di Mako Brimob dan daerah lain di Indonesia tidak berpengaruh apa pun, terutama terhadap proses demokrasi di Jawa Barat. "Buktinya, kegiatan debat tidak bisa dipermainkan kelompok kecil yang mengatasnamakan kebenaran," katanya.

Yayat bahkan menilai, meski kompetisi pilgub sangat sengit dan kompetitif, semua Paslon tidak pernah meninggalkan silaturahmi. "Perbedaan tidak membuat tali silaturahmi putus," ujarnya.

Kegiatan yang disiarkan secara langsung oleh iNews TV, Trans Media, Trans 7, dan CNN serta live streaming CNN Indonesia.com dan detik.com itu dimeriahkan art performance setiap paslon. 

Tema yang diangkat meliputi lingkungan hidup, sumber daya alam, energi, pangan, pertanian, kelautan, kehutanan, dan pertambangan, dengan moderator Annisa Dasuki dan Alfito Dianova Ginting. Sedangkan tim perumus tetap seperti debat pertama. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com