BERITABANDUNG


  • 21 Mei 2018 | 02:03 WIB

Kartu SakolaGratis Jamin Rakyat Jabar Sekolah Gratis

Editor: Yatti Chahyati


 Kartu SakolaGratis Jamin Rakyat Jabar Sekolah Gratis
HASANAH - TB Hasanuddin, saat menyapa warga Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (20/5/2018). (IST)

BEKASI, BERITABANDUNG.COM --  Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat rata-rata pendidkan di Jawa Barat hanya setara dengan kelas 2 SMP, dan terhitung masih rendah.

Salah satu penyebabnya adalah biaya pendidikan yang mahal, dan rendahnya tingkat perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, TB Hasanuddin, saat menyapa warga Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (20/5/2018).

Menjawab permasalahan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Hasan itu menyampaikan, akan menggratiskan biaya sekolah Negeri hingga tingkat SMA, melalui Kartu Sakolagratis.

Kartu tersebut, lanjut Kang Hasan, akan menjamin peserta didik untuk mengenyam pendidikan yang layak, tanpa dibayangi dengan biaya yang menyulitkan masyarakat.

"Dengan kartu ini, anak-anaknya gratis sekolah khususunya SMA yang menjadi tanggungjawab provinsi, kami jamin dan kami tanggung," tuturnya.

Purnawirawan Jendral TNI AD itu menegaskan, akan mengawasi sekolah negeri yang masih memungut biaya diluar ketentuan.

Hal itu dilakukan, agar masyarakat merasakan pelayanan pendidikan gratis yang sebenarnya.

"Jangan sampai sekolah gratis, tapi gratis bohongan, masih diminta biaya ini dan itu," tegasnya.

Sementara untuk sekolah swasta dan pondok pesantren, mantan Ajudan Presiden Habibie itu, akan memberikan bantuan berupa pembangunan infrastruktur untuk menunjang perkembangan sekolah tersebut.

Selain itu, pondok pesantren di Jawa Barat, juga akan diberikan dana 1 Triliun rupiah per tahun untuk kemajuan pendidikan pesantren, juga akan digunakan sebagai insentif bagi para Ulama, Guru Ngaji, hingga Marbot Masjid.

"Pendidikan Swasta kita bantu sarananya, kita akan lakukan setapak demi setapak, sementara perkembangan pesantren juga terus kita dorong untuk mencetak generasi Islam unggul," tuturnya.

Feti Farida Purba, salah satu warga yang hadir menilai, program yang disampaikan Kang Hasan, akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat, jika terealisasi dengan baik.

Menurutnya,  selain Sakolagratis, program Bogagawe dan JabarCageur yang disusung Hasanah, terbilang inovatif dan menjawab persoalan yang dihadapi oleh rakyat Jawa Barat.

"Belum ada program kaya begini, terutama Sekolah Gratis, Bogagawe dan Kesehatan (JabarCageur), itu tidak bisa dipisahakan dan tiga-tiganya paling Mantep," pungkasnya. (*/tie)

 

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com