BERITABANDUNG


  • 21 Mei 2018 | 02:19 WIB

Dicecar 13 Pertanyaan Ini Jawaban Anton ke Bawaslu

Editor: Yatti Chahyati


 Dicecar 13 Pertanyaan Ini Jawaban Anton ke Bawaslu
BAWASLU - Anton yang datang bersama tim sukses pemenangan Hasanah dan juga kader PDIP dan beberapa simpatisan itu datang ke kantor Bawaslu Jawa Barat sekitar pukul 12.00 pada hari Minggu (20/5/2018) kemarin. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Calon Wakil Gubernur nomor urut 2 Anton Charlian akhirnya memenuhi undangan Bawaslu Jawa Barat, terkait adanya dukungan terhadap Jokowi saat pelaskanaan debat Pilkada Jabar putaran dua di Depok beberapa waktu lalu.

Anton yang datang bersama tim sukses pemenangan Hasanah dan juga kader PDIP dan beberapa simpatisan itu datang ke kantor Bawaslu Jawa Barat sekitar pukul 12.00 pada hari Minggu (20/5/2018) kemarin.

Berkemeja putih dan berpeci Anton pun dimintai klarifikasinya oleh Bawaslu terkait dukungan Paslon nomor dua terhadap Jokowi saat pelaksanaan debat Pilkada Jabar putaran dua di Depok beberapa waktu lalu, dalam waktu satu jam.

“Tadi ditanya sekitar 13 pertanyaan prihal klarifikasi ucapan nama Bapak Jokowi dan sudah saya jawab seluruhnya sebanyak 13 pertanyaan namun dari semua pertanyaan ada empat pertanyaan inti, yakni apa yang dilakukan dilakukan spontanitas tidak ada niat dan rencana saat menyebutkan nama Bapak Jokowi di Debat waktu lalu,” terang Anton yang ditemui usai klarifikasi dengan Bawaslu Jabar.

Anton menegaskan jika menyebutkan nama Presiden Jokowi saat itu merupakan spontanitas dan hanya menngikuti backsound lagu Citarum Bestari yang merupakan kadeudeuh ti Kang Jokowi.

“Nah pas ada kang Jokowi, kita spontanitas menyebutkan Bapak Jokowi, karena saya menagggap jika Bapak Presiden Jokowi itu merupakan milik rakyat Indonesia dan siapapun berhak menyebutkan namanya termasuk paslon lain. Bukan berarti saya kampanye beliau,” tegasnya.

Oleh karenannya Anton menggap hal itu sangat wajar berbeda dengan yang jelas –jelas mengkampanyekan #gantipresiden2019 yang memang menyelipkan kampanye presiden.

Meski demikian, Anto mengaku siap dan akan menerima papaun konsekwensinya baik dari BAwaslu dan KPU, jika ternyata pihaknya dianggap melakukan pelanggaran kampanye. (tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com