BERITABANDUNG


  • 29 Mei 2018 | 09:26 WIB

Bangun Ekonomi Dari Pinggiran, Kang Hasan Akan Tambah Dana Desa

Editor: Yatti Chahyati


 Bangun Ekonomi Dari Pinggiran, Kang Hasan Akan Tambah Dana Desa
HASANAH - Kang Hasan bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5). (ist)

CIREBON,BERITABANDUNG.COM -- Kesenjangan di bidang ekonomi, sering kali terjadi di daerah pinggiran, yang jauh dari pusat pemerintahan seperti pedesaan atau daerah pelosok.

Menurut Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin, hal tersebut dikarenakan tidak adanya pembinaan terhadap warga pedesaan, dalam mengelola dana desa untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Pria yang akrab disapa Kang Hasan itu menyampaikan, desa menjadi basis pembangunan infra dan suprastruktur dalam kemajuan daerah.

Menurutnya, desa yang maju, menjadi tolak ukur keberhasilan seorang pemimpin dalam mensejahterakan masyarakatnya.

"Setiap tahunnya, ada alokasi dana desa, itu akan kita manfaatkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat desa," ungkapnya saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5).

Purnawirawan Jendral TNI AD itu menegaskan, selain pengelolaan, ia berencana akan menambah dana desa, untuk memaksimalkan potensi usaha yang ada di pedesaan.

Tujuannya, lanjut Kang Hasan, agar masyarakat desa tidak melakukan urbanisasi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan.

"Melalui dana desa, kita ciptakan lapangan kerja sesuai potensi daerahnya, jadi masyarakat desa tidak perlu berbondong bondong ke kota," tutur Jendral Bintang Dua tersebut.

Mantan anggota Komisi I DPR RI itu menilai, pembangunan di pedasaan akan mampu menciptakan kemandirian ekonomi, serta potensi daerahnya bisa digali secara optimal.

Hal tersebut, kata Kang Hasan, sesuai dengan semangat Nawacita Presiden Jokowi, yang salah satu poinnya adalah membangun Indonesia diawali dari daerah-daerah pinggiran.

Konsepnya yakni desa mengepung kota, dengan bidikan utama pembangunannya yaitu berkategori 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

"Setiap pedesaan itu punya potensi yang bisa digali, apakah itu pertanian, budayanya atau bahkan pariwisata sehingga muncul kemandirian ekonomi," ujarnya.

Kang Hasan yakin, melalui pembangunan ekonomi desa, akan mampu mengurangi kesenjangan yang ada di daerah. Untuk merealisasikan hal tersebut, Kang Hasan mengaku perlu koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota

"Kalau desanya maju, daerahnya pasti maju. tentu butuh kekompakan antara pemerintah Kabupaten/kota yang memang bersentuhan langsung" pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan sempat memaparkan berbagai program unggulan yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton) dihadapan ratusan tokoh masyarakat yang hadir.  Diantaranya, program Bogagawe, sebagai upaya untuk menyediakan lapangan kerja, Pelayan kesehatan gratis melalui Jabar Cageur, serta pembebasan biaya sekolah hingga tingkat SMA melalui Kartu Sakolagratis. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com