BERITABANDUNG


  • 04 Juni 2018 | 21:38 WIB

Programnya Merakyat, Olot Adat Jawa Barat Dukung Hasanuddin-Anton

Editor: Yatti Chahyati


 Programnya Merakyat,  Olot Adat Jawa Barat Dukung Hasanuddin-Anton
HASANAH - Hasanah di di Kampung Citamiang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/6). (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Barisan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jawa Barat telah menyatakan sikapnya pada perhelatan Pilgub Jawa Barat 2018, untuk mendukung Hasanah unggul saat pemungutan suara 27 Juni mendatang.

Ketua Harian BOMA Jawa Barat Jajang Hadiwiyono mengatakan, pernyataan sikap tersebut dilandasi oleh kepercayaan Olot Masyarakat Adat terhadap dua sosok Purnawirawan Jendral tersebut, untuk memimpin Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Jajang Sanaga itu menambahkan, ketegasan yang dimiliki oleh Kang Hasan dan Kang Anton sebagai figur yang berasal dari militer, juga menjadi alasan kuat dukungan tersebut.

Menurutnya, kriteria kepemimpinan yang dimiliki Hasanah, saling melengkapi dan diyakini mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Jawa Barat.

"Saya sudah kenal lama dengan ketegasan Kang Hasan, yang paling penting peduli terhadap masyarakat adat dan memahami kultur dan kearifan lokal Jawa Barat itu sendiri," ungkap Jajang usai pembacaan deklarasi, di Kampung Citamiang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/6).

Program yang dimiliki Hasanah, lanjut Jajang, cukup berpihak terhadap kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat adat yang ada di Jawa Barat.

Jajang yakin, sebagai calon pemimpin yang memahami seni dan budaya, Hasan akan memberikan perhatian khusus bagi kelestarian adat di Jawa Barat.

"Programnya cukup rasional dan bisa diterima, terlebih pasangannya Kang Anton juga mengenal dan cinta budaya sunda semenjak jadi Kapolda," tuturnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau Kang Hasan menyampaikan, masyarakat adat,  seni dan budayanya, memiliki potensi untuk diangkat dan dikembangkan menjadi tujuan wisata dalam aspek kearifan lokal Jawa Barat.

Menurutnya, seni dan budaya Sunda bukan hanya kebanggaan masyarakat Jawa Barat, akan tetapi identitas bangsa yang harus terus diperkenalkan kepada dunia luar.

"Kearifan lokal harus kita angkat, agar Dunia tahu bahwa kita punya kelebihan dan keunikan yang tidak dimiliki oleh orang lain," ujar Purnawirawan Jendral TNI AD itu.

Kang Hasan memaparkan, masyarakat adat yang masih eksis juga bisa dibuatkan Desa Adat. Hal tersebut, sambungnya, bisa mendatangkan wisatawan dan mampu menumbuhkan ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar.

"Syaratnya ada tiga, yakni destinasi wisata atau atraksi wisata, infrastrukturnya kita bangun, dan tentu keamanan harus terjamin," paparnya dihadapan 23 komunitas masyarakat adat dari 9 Kabupaten/Kota seperti Tasikmalaya, Sumedang, dan daerah lain di Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan juga menyampaikan rencananya akan melibatkan seluruh jasa perhotelan di Jawa Barat, agar bersedia mengajak para seniman untuk menampilkan kesenian Jawa Barat.

"Minimal seminggu dua kali, seniman tampil dengan penca nya atau gendangnya di hotel-hotel dan dibayar, sehingga seniman bisa hidup dari situ," pungkasnya. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com