BERITABANDUNG


  • 20 Juni 2018 | 22:24 WIB

Dedi Mulyadi Siap Tanam 20 Juta Pohon Kopi di Jawa Barat

Editor: Yatti Chahyati


 Dedi Mulyadi Siap Tanam 20 Juta Pohon Kopi di Jawa Barat
DEDI - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memiliki target realistis untuk mengejar jumlah produksi kopi di Brasil. Berdasarkan data International Coffe Organization, Brasil masih bercokol di peringkat pertama negara penghasil kopi dunia.

Dalam satu tahun, produksi kopi di negeri samba itu mencapai 3,3 Juta ton. Jumlah tersebut menyumbang setidaknya 36,3% produksi kopi dunia. Sementara Indonesia, masih betah berada di peringkat keempat dengan total produksi 600 ribu ton saja.

Secara persentase produksi kopi dunia pun masih kalah jauh yakni hanya sebesar 6,6%. Hasil tersebut juga terbilang ironis mengingat Indonesia kalah dari negara tetangga, Vietnam.

Total produksi kopi Vietnam mencapai 1,53 Juta ton atau 16,8% produksi kopi dunia. Jumlah ini menempatkan Vietnam di posisi kedua negara penghasil kopi.

“Saya sudah melakukan kalkulasi, untuk menanam 1 juta pohon kopi hingga panen butuh dana Rp12 Miliar. Jadi, untuk biaya tanam 20 juta pohon kopi, kita butuh Rp240 Miliar. Ini realistis jika kita bandingkan dengan efek yang nanti dihasilkan,” kata Dedi.

Target prestisius itu dipaparkan oleh Dedi Mulyadi saat memenuhi undangan warga Desa Nanjung. Tepatnya, di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (19/6/2018) malam.

Bibit kopi unggulan Jawa Barat menurut mantan Bupati Purwakarta itu akan ditanam di sembilan gunung. Khususnya, di Jawa Barat bagian Selatan. Skema penggajian untuk petani kopi pun diakuinya sudah disusun. Yakni, melalui sistem gaji harian.

“Kita utamakan di Jabar Selatan terutama Kabupaten Bandung dan Garut. Dua daerah ini dekat dengan gunung berapi, tanahnya subur dan kondisi iklimnya cocok. Petaninya warga sekitar, kita siapkan gaji harian. Kalau bulanan, nanti kopinya ditinggalin kan bahaya. Kalau harian bisa terkontrol, kita siapkan mandor,” katanya.

Budayawan Jawa Barat itu meyakini, rencana besarnya akan mendatangkan kesejahteraan untuk warga Jawa Barat. Kuantitas produksi kopi Indonesia akan naik ditambah dengan peningkatan kualitas biji kopinya sendiri.

Karena, desa di sekitar perkebunan kopi dia rencanakan akan disulap menjadi desa kopi. Sehingga, efeknya akan terasa langsung oleh masyarakat. Industri kopi akan tumbuh dan meningkatkan kunjungan wisata ke Jawa Barat.

“Ada manfaat besar untuk warga Jawa Barat. Ke depan bisa tumbuh desa kopi. Ada wisata petik kopi di desa itu. Wisatawan bisa memetik langsung kopi dari pohonnya dan mengikuti prosesnya sampai penyajian,” ucapnya.

Terkait penyajian, Pemprov Jawa Barat menurut Dedi Mulyadi dapat melakukan pelatihan barista di desa kopi. Gagasan ini pernah tercetus saat dia menikmati Kopi Malabar di Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

“Output-nya, industri kopi bisa rapi dari hulu sampai hilir. Produksinya kita perhatikan sampai pemasaran. Kita didik para calon barista agar andal dalam menyajikan kopi,” katanya. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com