BERITABANDUNG


  • 05 Juli 2018 | 08:33 WIB

Tanpa Sepengetahuan Gerindra dan PAN, PKS Akui Kemenangan Rindu

Editor: Yatti Chahyati


 Tanpa Sepengetahuan Gerindra dan PAN, PKS Akui Kemenangan Rindu
PILGUB JABAR - Konferensi pers di Kantor DPW PKS Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (4/8/2018). (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya mengakui keunggulan pasagan Ridwan Kamil, Uu unggul dalam penghitungan suara Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Pengumuman itu bahkan disampaikan PKS tanpa sepengetahuan partai koalisinya yakni Gerindra.

PKS dan Gerindra mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), yang hanya berbeda sekitar empat persen dari pasangan Rindu dalam perhitungan manual suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Ketua DPW PKS Jabar Nur Suprianto memaparkan, berdasarkan perhitungan manual internal partainya yang mengacu pada formulir C1, paslon Asyik meraih 6.302.254 suara atau 28,9 persen, sedangkan raihan suara paslon Rindu sebesar 7.175.804 atau 32,9 persen.

"Pasangan Asyik hanya berselisih sekitar 4 persen saja dari paslon Rindu," ungkap Supriyanto dalam konferensi pers di Kantor DPW PKS Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (4/8/2018).

Sementara raihan suara dua paslon lainnya, yakni Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Deddy-Dedi) sebesar 5.610.051 atau 25,7 persen dan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) sebesar 2.754.631 atau 12,6 persen.

"Hasil penghitungan suara manual ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kami kepada masyarakat yang mengacu pada formulir C1 dari saksi pasangan Asyik," katanya.

Supriyanto mengungkapkan, pihaknya telah menempatkan 74.596 saksi di seluruh seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di 27 kabupaten/kota di Jabar. Sehingga, dia memastikan, angka yang dirilisnya itu merupakan hasil akhir penghitungan suara dari seluruh TPS di Jabar.

Meski begitu, lanjut Supriyanto, pihaknya tidak menjadikan hasil perhitungan suara tersebut sebagai hasil akhir pesta demokrasi terbesar di Jabar itu. Dia menekankan, PKS akan tetap menunggu hasil penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar.

"Soal penetapan kemenangan itu merupakan wewenang KPU. Kami hanya memaparkan hasil perhitungan yang kami lakukan. Karena itu, kami akan menunggu keputusan resmi dari KPU Jabar," tegasnya.

Dia kembali menekankan, pengumuman hasil penghitungan suara tersebut sebagai sikap internal partainya dan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat serta kadernya yang telah berjuang untuk memenangkan paslon Asyik. "Seluruh saksi adalah kader kami dan kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya," ujarnya.

Dia pun berharap, pengumuman hasil penghitungan suaranya itu dapat mengeliminasi kesimpangsiuran informasi serta spekulasi yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial (medsos). "Mudah-mudahan ini bisa mengeliminir berita-berita yang beredar di medsos, yang kurang tepat atau yang dilebih-lebihkan," jelasnya. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com